timbangan laboratorium

Timbangan Analitik adalah sebuah instrument laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa suatu zat. Timbangan analitik memiliki beberapa nama lain seperti analytical balance, neraca analitik, timbangan gram halus atau timbangan laboratorium. Pada artikel kali ini PT. Mekatech Scale Indonesia sebagai Distributor Alat Laboratorium akan membahas tentang Timbangan Analitik. Supaya pembahasan artikel ini lebih mudah dipahami oleh orang awam, kita akan mulai pembahasannya dari pengertian timbangan analitik, fungsi timbangan analitik, jenis-jenis timbangan analitik, bagian-bagian pada timbangan analitik, dan cara menggunakan timbangan analitik.
PT. Mekatech Scale Indonesia adalah distributor alat laboratorium yang memiliki produk timbangan analitik ideal untuk laboratorium anda. Bagi anda yang membutuhkan alat timbangan analitik bisa menghubungi kami via WhatsApp.
Pengertian Timbangan Analitik
Seperti yang telah kita ketahui, timbangan analitik merupakan sebuah instrument atau alat laboratorium yang umum. Timbangan analitik atau analytical balance merupakan alat yang masuk kedalam kategori general laboratory equipment bersama dengan beberapa alat lainnya seperti mikropipet, moisture analyzer dan laminar air flow.
Pada dasarnya timbangan analitik adalah sebuah timbangan yang digunakan untuk mengukur masa suatu benda, sama seperti timbangan pada umumnya. Namun timbangan analitik memiliki kemampuan yang lebih spesifik dan dikhususkan untuk menimbang benda dengan berat yang sangat ringan. Sebut saja 0,1 mg seperti yang dijelaskan pada Wikipedia. Beberapa timbangan analitik yang beredar dipasaran memiliki tingkat akurasi 0,0003 gram. Untuk melihat contoh dan spesifikasi timbangan analitik silahkan link berikut.
Fungsi Timbangan Analitik
Fungsi timbangan tentunya untuk menimbang, lalu apa fungsi timbangan analitik? Sebetulnya timbangan analitik merupakan timbangan yang diperuntukan untuk orang yang bekerja di laboratorium, itulah sebabnya mengapa timbangan analitik sering disebut sebagai timbangan laboratorium.
Timbangan analitik sering ditemukan dan digunakan di laboratorium, dan orang yang menggunakannya disebut laboran. Selain laboran, timbangan analitik juga digunakan oleh peneliti atau analis. Timbangan analitik biasa digunakan untuk membuat komposisi sebuah zat baru dari beberapa zat yang telah ditentukan.
Pernahkan anda mencoba bagaimana rasanya jika 5 gram gula dan 5 gram garam di aduk bersama 100ml air, mana rasa yang lebih dominan? Jika anda yakin rasanya asin itu tentu perlu dibuktikan terlebih dahulu. By the way, ternyata kita sedang membicarakan larutan oralit. Bayangkan juga larutan oralit yang kita rasa tidak enak itu, diberi perasa jambu supaya lebih enak diminum. Nah, komposisi itulah yang biasanya dibuat oleh para peneliti untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan rasa yang tetap enak di lidah.
Jenis Timbangan Analitik
Sebelum berbicara tentang timbangan analitik, kapan terakhir kali anda melihat timbangan? Timbangan jenis apa yang terakhir kali anda gunakan? Ya. Beberapa hari lalu mungkin anda pergi ke pasar tradisional dan melihat timbangan emas di sudut ruangan. Anda pergi ke supermarket dan membeli buah yang ditimbang dengan timbangan digital, untuk kemudian ditempel harga yang perlu dibayar. Mungkin juga anda pergi ke kewarung untuk membeli terigu dan melihat timbangan duduk warung. Atau mungkin anda lupa, bahwa setiap minggu anda memantau berat badan anda dengan timbangan.